saya iri…

Kemarin malam temen sekampus saya dulu di kampus biru menelepon saya, tapi karena hanya sebentar dan tiba-tiba terputus siangnya saya gantian yang menelponnya. Olala…ternyata teman saya ini beberapa hari lagi akan sidang tesisnya. Akhirnya setelah kuliah S2 yang lumayan lama menurut saya, teman saya akhirnya akan lulus juga. Yang saya tandai dari teman saya ini adalah selain orangnya low profile (meski kadang malah seperti rendah diri), dia hampir mirip dengan saya yang masih mencari “tempat” di dunia ini. Proses S2-nya yang lama ternyata disengaja, karena dia tidak mau cepat-cepat kembali ke ibukota. “Ibu kota itu kejam, kawan. Saya sering merasa tidak menjadi diri sendiri disana”, katanya.

Setelah berbual-bual cukup lama, kawan saya ini cerita bahwa bunga jurusan kami dulu kembali mengkontaknya bahkan curhat ke kawan saya ini tentang kisah cintanya yang dulu. Dan kawan saya sama seperti dulu, mendengarkan keluh kesahnya dengan setia. Saya ketawa mendengarnya, saya ingat pas sewaktu kuliah dulu kawan saya ini seperti sopir saya bagi si bunga jurusan ini. Disuruh antar kesana kesini mau saja. Sempat kawan saya ini misuh-misuh didepan saya karena disuruh-suruh, tapi begitu menerima sms suruh njemput langsung bingung cari pinjaman motor untuk menjemput si bunga kampus ini. Kami masih sering ketawa kalo ingat kejadian ini.

Ketika obrolan kami menyentuh tentang kembang kampus kami yang lain (beda jurusan), saya bertanya kepada kawan saya ini “kenapa yak si A (cewek) mau sama si A(cowok)?? padahal temen A(cewek) banyak yg ganteng tapi kenapa malah milih si A (cowok) yang gitu2 aja??”. “Wah…sampeyan ngenyek nek iku” kata kawan saya. Saat itu saya seperti tersadar, apa urusannya percintaan mereka dengan saya. Kenapa pula saya mempersoalkan kenapa A (cewek) memilih A (cowok). Sepertinya saya cuma iri karena A (cowok) bisa mendapatkan cewek yang cantik padahal tampangnya menurut saya pas-pasan. Belum tentu juga saya lebih baik dari si A (cowok), karena hingga sekarang pun saya masih belum bisa menemukan seseorang yang pas di hati saya. Sepertinya sama memang iri kepadanya…

Advertisement

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Connecting to %s